Postingan

Menampilkan postingan dengan label daur ulang

Muryani: Inovasi Destilator Sampah Plastik

Gambar
Defri Werdiono Sejak tahun 2009, Muryani (60) yang mengenyam pendidikan sampai kelas 1 SMP berhasil membuat destilator sampah plastik secara otodidak. Sembilan tahun terakhir, dia memproduksi destilator yang mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak sebanyak lebih dari 100 unit. Di tengah panas terik yang menerpa pinggir Kelurahan Wlingi di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (23/6/2019) siang, Muryani beristirahat sejenak. Dia sedang berada di kantor bank sampah tingkat kelurahan, tepat di sisi makam desa. Sementara itu, di bengkel kerja yang berlokasi tidak jauh dari Muryani berada, salah seorang anaknya, Diding Rulianto, sibuk menyelesaikan destilator pesanan konsumen. Alat itu dibuat secara manual. Dibantu oleh adik kandung Suripto dan Diding, Muryani membutuhkan waktu rata-rata 20 hari untuk membuat sebuah destilator. Satu unit mesin berkapasitas 10 kilogram sampah dijual seharga Rp 30 juta, kapasitas 30 kilogram seharga Rp 55 juta, da...

Hadi Muslih: Mendaur Ulang Ban Bekas Menjadi Mebel

Gambar
Winarto Herusansono Hadi Muslih (47) tidak pernah gelisah dengan produk mebel yang digelutinya sejak 1993. Tak ada yang berniat mencuri seperangkat kursi hitam, kokoh, dan antipecah ini meski mebel itu terpajang di halaman depan bengkelnya. Mebel-mebel kokoh itu ternyata terbuat dari sayatan ban truk trailer yang didaur ulang dan terlihat sangat cocok melengkapi taman atau ruang terbuka. Mebel dari ban bekas itu juga awet serta mampu bertahan 5 tahun hingga 7 tahun. Muslih merupakan pemain tunggal dalam mengelola kerajinan ban bekas yang diberi label Tingkir Ban. Dia memanfaatkan limbah ban untuk pelestarian lingkungan. "Kursi dan meja itu terbentuk seluruhnya dari jalinan ban bekas. Tidak ada penopang kayu atau besi sebagai alat penyangganya. Jadi, kursi dan meja buatan saya 100 persen menggunakan bahan ban truk besar. Untuk merekatkannya paling hanya dikuatkan dengan paku saja," tutur Muslih, pria asal Tegal yang lama tinggal di Salatiga, awal November 2018...

Vania Santoso: Mengolah Sampah, Menghargai Manusia

Gambar
OLEH AGNES RITA SULISTYAWATY Sampah menjadi perhatian Vania Santoso (23) sejak 10 tahun silam. Ketekunan dan kegigihan mewujudkan mimpi membuatnya bisa merealisasikan bank sampah di Jemursari, Surabaya, serta tas berbahan daur ulang. Kini, usaha itu menghidupi dirinya berikut 10 anggota timnya. B erbagai penghargaan nasional dan internasional diperoleh Vania sejak di bangku SMP hingga kini, sebagai hasil konsistensinya mengurangi sampah. Tahun ini, Vania beserta tas merek Startic mendapatkan sejumlah penghargaan, antara lain menjadi satu dari enam pemenang Young Social Entrepreneur dari Singapore International Foundation, 23 Oktober. Sekilas, tas buatannya menyerupai tas merek ternama yang berbahan kulit sapi. Namun, jangan salah. Bahan baku tas ini memanfaatkan kantung semen yang sudah diolah sehingga penampilannya mirip kulit. Beberapa tas dibuat dengan kombinasi kantong semen dengan kain songket atau kulit sapi. "Dulu, saya dan tim tidak fokus membuat tas. Tas ...

Transformasi Manis Kaleng dan Botol Bekas

Gambar
FOTO-FOTO DOK GALLERYHIP.COM Terletak di lingkungan yang tenang di Houston, Texas, Amerika Serikat, Beer Can House yang terbuat dari kaleng dan botol-botol bekas mengundang banyak decak kagum sejak lebih dari 30 tahun lalu. Bungalo kecil ini menjadi tengara kota Houston, menarik banyak pengunjung yang ingin tahu. BANYAK orang menganggap rumah ini merupakan karya seni. Namun, pembuatnya, John Milkovisch, tetap rendah hati. "Saya rasa membangun rumah ini adalah ide yang bagus, dan melakukannya lebih mudah daripada melukis." Milkovisch lahir pada masa Great Depression. Ketika masa muda, ia diajari untuk selalu menggunakan ulang atau mengalihfungsikan barang-barang di dalam rumahnya. Ia pernah menyimpan kaleng-kaleng bekas di loteng, lantas mendapat ide untuk mengubahnya menjadi pelapis dinding aluminium. Ia memotong dan meratakan permukaan kaleng satu per satu dengan tangannya. Hal tersebut lantas menginspirasinya untuk memanfaatkan kaleng-kaleng bekas untuk membangu...

Baju Ultah Happy dan Sayur Daur Ulang

Gambar
HAPPY lagi sibuk mikirin baju buat ultah. Untungnya Happy termasuk anak orang berada, maksudnya berada di mana-mana (abis sering keluyuran sih! hehehe), so jadinya tu anak punya duit untuk beli baju ultah yang keren. Happy yang punya body agak subur kayak tambur, udah dari kemaren kasak-kusuk ngomongin baju ultah. Hari ini dia cerita lagi ke Uwi, padahal Uwi udah hampir sepuluh kali ngedengerin cerita soal niat Happy beli baju. "Pada suatu hari, adalah seorang putri bernama Happy ...," Happy memulai ceritanya lagi. "Lalu putri itu kena kutuk sehingga badannya jadi gendut kayak bola bekel!" sambung Uwi konyol. Happy merengut. "Iya, iya, sori deh. Lagian kamu mau cerita soal baju aja pake ngomong pada suatu hari segala," ujar Uwi. "Udah deh, cepetan!" "Oke. Saya langsung aja. Setelah saya pikir-pikir, kayaknya saya mau beli baju ultah yang sensual!" kata Happy sambil mengembangkan senyumnya. "Sensual?...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...