Mereka yang Masih Pedalaman
P ekanbaru diserbu masyarakat pedalaman. Awal September lalu, ribuan orang bercawat maupun berpakaian kulit rusa tampak lalu-lalang di tengah kota. Mereka berkumpul untuk meramaikan Festival Seni Budaya Masyarakat Pedalaman Asia Pasifik. Beberapa orang masih tampak bingung melihat kendaraan yang berlalu-lalang, dan tak sedikit pula yang kesasar. Panitia, tampaknya, mengambil hikmah dari pengalaman dan segera melengkapi tiap peserta dengan badge yang di baliknya tertulis alamat penginapan. Jadi, kalau mereka kesasar dan tak bisa berkomunikasi dengan masyarakat Pekanbaru, orang-orang itu tetap saja bisa diantar pulang ke penginapan. Tapi tak sedikit pula peserta festival dengan kaus oblong dan celana pendek ketat yang menelusuri Pekanbaru bak wisatawan. Memang, tak jelas lagi kelompok masyarakat yang bagaimana yang masih bisa disebut sebagai masyarakat pedalaman. Pemerintah Daerah Riau, sebagai penyelenggara festival, membatasi masyarakat pedalaman dalam tiga kelompok, yaitu mas...